Artikel
Penulis:
Muhammad Yusuf, S.Si
Kutu putih merupakan hama yang sering menyerang tanaman kopi dengan mengisap cairan pada daun, batang, dan buah. Serangan ditandai dengan adanya lapisan putih seperti kapas, daun menguning, serta pertumbuhan tanaman terhambat. Selain itu, kutu putih menghasilkan embun madu yang dapat memicu pertumbuhan jamur jelaga. Pengendalian dapat dilakukan melalui pemangkasan bagian terserang, menjaga sanitasi kebun, memanfaatkan musuh alami, serta penggunaan pestisida nabati atau insektisida secara tepat sesuai anjuran.

Kutu Putih (Aleyrodidae / Whitefly)

Klasifikasi Singkat
Ordo: Hemiptera
Famili: Aleyrodidae
Deskripsi Hama
Kutu putih (whitefly) adalah serangga kecil bersayap putih yang tubuhnya dilapisi serbuk lilin. Hidup berkoloni di permukaan bawah daun dan mengisap cairan tanaman.
Gejala Serangan
· Koloni serangga putih di bawah daun
· Daun menguning, keriput, dan menggulung
· Permukaan daun lengket (maduan)
· Muncul embun jelaga (lapisan hitam)
· Pada serangan berat → pucuk membusuk dan pertumbuhan terhambat
Faktor Pemicu
· Awal musim kemarau
· Kondisi tanaman stres/kekurangan air
· Lingkungan kering dan panas
· Minimnya musuh alami
Pengendalian Ramah Lingkungan
1. Pestisida Nabati (Ekstrak Tembakau – Nicotiana tabacum)
Bahan Aktif:
Nikotin (alkaloid bersifat insektisida kuat)
Cara Pembuatan
1. Siapkan 200–500 gram daun tembakau kering
2. Tumbuk hingga halus
3. Rendam dalam 1 liter air panas selama ±1 jam
4. Saring untuk mendapatkan ekstrak pekat
Dosis & Aplikasi
· Gunakan larutan dengan konsentrasi 10–20% (diencerkan sebelum aplikasi)
· Semprotkan ke bagian bawah daun dan pucuk
Frekuensi Aplikasi
· Lakukan penyemprotan setiap 7–10 hari sekali
· Ulangi sampai populasi menurun
Cara Kerja
· Racun kontak dan saraf bagi serangga
· Efektif membunuh kutu putih dan nimfa
· Menekan populasi dengan cepat
2. Pengendalian Pendukung (Kunci Keberhasilan)
· Semprot fokus pada bagian bawah daun
· Kendalikan semut (yang melindungi koloni)
· Jaga musuh alami (parasitoid & predator)
· Perbaiki kondisi tanaman (irigasi cukup)



