Sejarah Disbunhorti Sultra

Sejarah Disbunhorti Sultra

         Perkebunan menurut Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 adalah segala kegiatan pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia, sarana produksi, alat dan mesin, budi daya, panen, pengolahan dan pemasaran terkait tanaman perkebunan.  Sedangkan hortikultura menurut undang-undang nomor 13 tahun 2010 adalah segala hal yang berkaitan dengan buah, sayuran, bahan obat nabati, dan florikultura, termasuk di dalamnya jamur, lumut, dan tanaman air yang berfungsi sebagai sayuran, bahan obat nabati dan atau bahan estetika.   
       Fungsi dan peran sub sektor perkebunan dan hortikultura bagi pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara kiranya sudah cukup banyak terbukti, dimana dari aspek ekonomi bahwa sub sektor perkebunan telah menunjukan kontribusi terhadap PDRB dan devisa negara yang cukup signifikan, sedangkan dari aspek lingkungan bahwa keberadaan lahan perkebunan telah berfungsi sebagai kawasan hidrorologi yang cukup berpengaruh terhadap kondisi kelestarian lingkungan, serta dari aspek sosial bahwa sub sektor perkebunan dan hortikultura telah berperan cukup efektif sebagai andalan pendapatan masyarakat, penyedia lapangan kerja di perdesaan dan mencegah urbanisasi.  
       Komoditi unggulan perkebunan yang dikembangkan oleh masyarakat di Sulawesi Tenggara meliputi kakao, kelapa, cengkeh, lada, nilam, jambu mete, kelapa sawit, karet dan lain-lain sedangkan komoditi hortikultura meliputi jeruk, rambutan, durian, langsat, klengkeng dan berbagai macam jenis florikultura (tanaman hias) serta berbagai macam jenis tanaman sayur-sayuran.   

      Dinas Perkebunandan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara berdiri sejak tahun 1970 yang pada awalnya bernama Dinas Perkebunan Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara Nomor 2 Tahun 1970 tanggal 5 Januari 1970, yang diresmikan pada tanggal 2 April 1970 dengan status kepegawaian vertikal (langsung dibawah naungan Departemen Pertanian)

                         Disbun tahun 1970-2001                                           Disbun tahun 2001-2016

                                        

 

                                                                Disbun tahun 2016 - sekarang

   

Kepala Dinas Yang pernah menjabat

Abdul Kadir Ashary

1970 s/d 1983

Ir. Edi Sutantiyo

1983 s/d 1993

Ir. H. Soewondo

1993 s/d 2001

Ir. H. Andi Syamsul Bahri AM, M.Si.

2001 s/d 2005

Ir. Daniel
Bunggulawa

2005 s/d 2006

Ir. H. Chaidir Nurdin, M.B.A

2006 s/d 2013

Ir. Bambang, M.M

2013 s/d 2016

Dr. Ir. Hj. YESNA SUARNI, M.Sc.

2016 s.d Sekarang