Komoditas Unggulan DisbunHorti Sultra

Detail Komoditas : Lada



Lada, disebut juga Merica/Sahang, yang mempunyai nama Latin Piper Albi Linn adalah sebuah tanaman yang kaya akan kandungan kimia, seperti minyak lada, minyak lemak, juga pati. Lada bersifat sedikit pahit, pedas, hangat, dan antipiretik. Tanaman ini sudah mulai ditemukan dan dikenal sejak puluhan abad yang lalu. Pada umumnya orang-orang hanya mengenal lada putih dan lada hitam yang mana sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur.[2] Tanaman ini merupakan salah satu komoditas perdagangan dunia dan lebih dari 80% hasil lada Indonesia diekspor ke negara luar. Selain itu, lada mempunyai sebutan The King of Spice (Raja Rempah-Rempah) yang mana kebutuhan lada di dunia tahun 2000 mencapai 280.000 ton. Lada adalah salah satu tanaman yang berkembang biak dengan biji, namun banyak para petani lebih memilih melakukan penyetekkan untuk mengembangkannya. Mereka memotong batangnya kira-kira dengan panjang 0,25-0,5 meter.



No Kabupaten Luas Areal(Ha) Produksi(Ton) Petani(KK)
1 Konawe 3683 793 5039
2 Kolaka Timur 3366 881 4802
3 Konawe Selatan 3144 1095 5387
4 Kolaka 1781 866 2275
5 Kolaka Utara 600 336 1033
6 Kendari 331 98 950
7 Konawe Kepulauan 257 118 843
8 Bombana 237 25 255
9 Konawe Utara 162 144 197
10 Buton Utara 138 3 180
11 Muna dan Muna Barat 102 5 508
12 Buton, Busel dan Buteng 90 14 363
13 Bau-Bau 5 0 5
14 Muna dan Muna Barat 0 0 0